
Hype Request Hour Melempem, Nasib penimbun kode vote jadi cacing?
Periode voting Request Hour 2026 telah resmi ditutup sejak 23 Mei 2026, namun dinamika yang terjadi sepanjang masa voting justru menjadi sorotan di kalangan fans.
Berbeda dengan euforia Sousenkyo 2024 yang memanas di detik-detik akhir, kali ini pergerakan harga vote terlihat kurang konsisten. Sempat terjadi kenaikan hingga menyentuh sekitar Rp20.000 per vote, namun lonjakan tersebut tidak bertahan lama.
Harga justru turun drastis dan akhirnya stagnan di kisaran Rp8.000 - Rp10.000 per vote hingga menjelang penutupan. Kondisi ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, di mana harga vote bisa melonjak hingga Rp50.000 per vote di momen-momen penentuan.
Salah satu faktor yang diduga memicu penurunan ini adalah banyaknya benefit yang ditawarkan, khususnya terkait seating konser Request Hour, sehingga supply kode vote menjadi melimpah di pasaran.
Banyak fans yang sebelumnya menimbun kode dengan harapan akan terjadi lonjakan harga di akhir, namun skenario tersebut tidak terulang. Alih-alih “jadi naga”, pergerakan harga justru kembali turun meninggalkan kesan hype yang belum mampu menyamai Sousenkyo 2024.